1. Menulis Laporan

A. menganalisis laporan

Menganalisis laporan kamu perlu memerhatikan hal – hal berikut:
1. menyimak laporan dengan saksama, sehingga dapat menangkap informasi yang disampaikan secara utuh dan lengkap serta terperinci.
2. melakuakn pengecekan setiap hal yang dilaporkan secara detail dan cermat.
3. tidak mencampurkan antara fakta dan opini.
4. melakukan kajian terhadap kebenaran atau ketepatan hasil laporan tersebut.

Beberapa langkah dalam proses menganalisis laporan:
1. memahami isi laporan dari bentuk, isi, maupun kebahasaan.
2. mengurai secara detail atau rinci pokok – pokok isi laporan.
3. memberi sesuatu pandangan atau pendapat terhadap laporan berdasarkan suatu teori atau definisi.

B. berwawancara dengan narasumber

Unsur – unsur berwawancara:
1. pewawancara yg mencari informasi yg berdudukan sebagai pena.
2. narasember atau informan berkedudukan sebagai penjawab pertanyaan atau memberi informasi.
3. tema atau perihal yg diwawancarakan. Tema sangat berperan dalam kegiatan wawancara.
4. waktu atau kesempatan yg tepat.

Beberapa hal yg perlu dipersiapkan sebelum berwawancara dengan narasumber:
1. penguasaan materi, bekenaan dengan tema dan poin – poin permasalahan penting.
2. mempersiapakan pertanyaan – pertanyaan berkenakan dengan informasi yang diperlukan.
3. mempersiapjan diri secara mental untuk mengantisipasi hal – hal yg tidak diinginkan.
4. mempersiapkan peralatan yg diperlukan untuk berwawancara.

Etika berwawancara:
1. mengucapkan salam, memperkenalkan diri dan berterimakasih atas kesempatan yg diberikan.
2. menggunakan bahasa yg santuk.
3. menyampaikan pertanyaan secara urut.
4. foku paa materi wawancara.
5. tidak menyudutkan narasumber dan tidak membuat tersingung.
6. tidak mengadu domba.
7. bersikap objektif dan simpatik.

C. mengidentifikasi unsur intrinsik teks drama

1. tema.
2. judul.
3. penokohan (pelaku drama).
4. perwatakan (sifat toko).
5. alur (jalan cerita).
6. setting atau latar (waktu, tempat dan suasana).
7. amanat (pesan yang di sampaikan oleh pengarang).
8. sudut pandang.

D. menulis laporan

menulis laporan perlu memerhatikan hal berikut:
1. mengungkapkan keterangan secara lengkap.
2. objektif, apa adanya.
3. tidak memasukkan unsur pendapat pribadi.
4. menggunakan bahasa yg komunikais, luga dan santun.
5. disajikan secara sistematis berdasarkan urutan peristiwa.

Stuktur penulisan karya ilmiah biasanya meliputi hal berikut:
1. judul.
2. nama keterangan.
3. latar belakang.
4. tujuan pengamatan.
5. waktu pelaksanaan.
6. tempat/lokasi pengamatan.
7. metode yg digunakan.
8. hasil.
9. penutup (kesimpulan dan saran.

Nama: hafidh sholahuddin z.
Kelas: VII.c
No.absen: 15

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s